Alumni MTs Muallimat NWDI Pancor Bantu RTH Pagutan Mataram dengan Tong Sampah Plastik
Topics Covered – Sejumlah alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muallimat NWDI Pancor, angkatan 1995, secara aktif berpartisipasi dalam program kebersihan lingkungan dengan menyalurkan tujuh unit tong sampah plastik ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Aksi ini tidak hanya mendukung peningkatan manajemen sampah tetapi juga menggali tanggung jawab sosial alumni dalam menjaga kebersihan wilayah sekitar. Donasi dilakukan sebagai bagian dari kegiatan reuni akbar yang dihadiri oleh ratusan alumni se-Pulau Lombok.
Komitmen Alumni untuk Program Lingkungan
Topics Covered – Donasi tong sampah plastik ini merupakan bentuk konkret dari komitmen alumni MTs Muallimat NWDI Pancor dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah. Koordinator RTH Pagutan, Akhir Suhariyanto, menyambut antusias aksi sosial tersebut. Menurutnya, penggunaan tong sampah yang terletak di area strategis seperti taman dan jalur jogging akan memudahkan masyarakat dalam memilah sampah organik serta anorganik secara efektif. “Model tong sampah ini ringan dan portabel, ideal untuk acara besar seperti pernikahan atau kegiatan komunitas,” ujarnya.
Pengelolaan Sampah di RTH Pagutan
RTH Pagutan Mataram telah menerapkan sistem pengelolaan sampah yang terpadu sejak beberapa tahun lalu. Saat ini, area tersebut memiliki 20 titik pengolahan sampah organik dan 15 titik untuk sampah plastik. Dengan tambahan tujuh unit dari donasi alumni, jumlah titik sampah plastik meningkat menjadi 22. Dalam sehari, sampah di RTH mencapai 1 hingga 1,5 ton di area jalan raya, dan total volume sampah mencapai hingga 2,5 ton. Upaya ini bertujuan mengurangi beban pengelolaan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Lombok Barat.
“Penambahan tong sampah plastik membantu mempermudah pengumpulan sampah sekaligus menumbuhkan kebiasaan pemilahan dari sumbernya,” imbuh Dimas, yang mengelola RTH Pagutan.
Dalam program ini, sampah organik seperti daun kering langsung diolah di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R. Hasil olahan berupa kompos kemudian digunakan untuk memupuk tanaman di area hijau, menciptakan siklus daur ulang yang berkelanjutan. Selain itu, sampah anorganik yang dikumpulkan melalui tong sampah plastik akan dikelola lebih lanjut untuk pengurangan volume yang dibuang ke TPA.
Warisan Pendidikan dan Kegiatan Sosial Alumni
MTs Muallimat NWDI Pancor, yang sebelumnya dikenal sebagai MTs Muallimat NW Pancor, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pesantren terbesar di Pulau Lombok. Didirikan oleh Pahlawan Nasional, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, lembaga pendidikan ini terus menerus membentuk nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan. Ketua Umum Alumni, Hj Siti Hidayati, menjelaskan bahwa aksi donasi ini adalah bagian dari komitmen alumni dalam menjaga lingkungan. “Kami ingin menanamkan kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik dari sumbernya,” tuturnya.
“Selain bantuan fisik, kami juga berharap bisa menginspirasi masyarakat lain untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tambah Hj Siti Hidayati.
Reuni akbar yang menjadi ajang pertemuan alumni di tiga kabupaten, yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat, tidak hanya memperkuat hubungan sosial tetapi juga memberikan wadah untuk kegiatan-kegiatan berdampak positif. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa alumni pesantren terus berkontribusi dalam pembangunan komunitas lokal, sejalan dengan spirit pendidikan yang diwariskan sejak awal.
Topics Covered – Kepedulian lingkungan yang ditunjukkan oleh alumni MTs Muallimat NWDI Pancor tidak hanya berdampak pada RTH Pagutan tetapi juga memberikan contoh bagi masyarakat sekitar. Dengan menambahkan unit tong sampah plastik, program kebersihan menjadi lebih terstruktur, terutama di area yang sering diakses oleh masyarakat. Aksi ini juga memperkuat pengelolaan sampah berbasis pemilahan, yang menjadi bagian dari visi pembangunan berkelanjutan Kota Mataram.
Topics Covered – Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, alumni MTs Muallimat NWDI Pancor terus mengembangkan inisiatif-inisiatif baru. Mereka menekankan pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan kesadaran akan pentingnya penanganan sampah, alumni berharap kegiatan seperti ini dapat berdampak jangka panjang, sekaligus memperkuat ekosistem lingkungan yang sehat. “Kami percaya bahwa peran alumni dalam kegiatan sosial seperti ini sangat berarti,” kata Hj Siti Hidayati.
