Skip to content
Yellow Desk
Agustus 3, 2026
Uncategorized

Meeting Results: Hari Mulai Gelap, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR

Sandra Garcia 3 mins read

Hari Mulai Gelap, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR Meeting Results – Demonstrasi mahasiswa berlangsung tenang namun intens di sekitar Kompleks

Meeting Results: Hari Mulai Gelap, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR

Hari Mulai Gelap, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR/MPR

Meeting Results – Demonstrasi mahasiswa berlangsung tenang namun intens di sekitar Kompleks DPR/MPR, Jakarta Pusat, Jumat (19/6). Meski sinar matahari mulai menghilang, peserta aksi masih bertahan di gerbang utama Gedung Nusantara II, menunggu hasil konsultasi dengan pimpinan DPR. Aksi ini berlangsung sebagai bentuk penekanan terhadap isu transparansi dan kebijakan pemerintahan, dengan mahasiswa mengeluarkan tuntutan yang terkait langsung dengan Meeting Results yang berlangsung sebelumnya.

Pertemuan Tertutup dan Tuntutan Utama

Dalam ruangan yang dipersiapkan khusus, para pimpinan DPR RI menerima perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas, termasuk Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Meeting Results ini menjadi momen kunci, di mana mahasiswa mengajukan delapan poin tuntutan utama, seperti kebijakan transparansi pajak, evaluasi program makan bergizi gratis, dan penolakan kebijakan Jokowi di pemerintahan Prabowo. Sejumlah peserta aksi menyampaikan orasi dan menyuarakan kekecewaan, sambil mengelilingi mobil komando dan menunggu respons dari fraksi-fraksi DPR.

“Meeting Results tidak memenuhi ekspektasi mahasiswa, terutama dalam menjawab tuntutan mengenai pengelolaan dana negara,” ujar Said Abdullah, salah satu koordinator aksi.

Konsultasi Fraksi dan Tuntutan yang Tetap Berlangsung

Pertemuan tersebut berlangsung hingga malam hari, dengan para pimpinan fraksi DPR RI memaparkan enam keputusan hasil rapat mereka. Meski beberapa poin tuntutan mahasiswa diakui, banyak isu tetap belum mendapat jawaban jelas. Mahasiswa mengaku masih menunggu hasil Meeting Results yang lebih komprehensif, khususnya mengenai rencana kebijakan yang diusulkan oleh pemerintah. Di sisi lain, Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan pernyataan resmi yang menjelaskan posisi pemerintah terhadap aksi demo, namun kritik dari peserta aksi masih terdengar.

Sejumlah mahasiswa juga menyampaikan tuntutan tambahan, seperti keadilan dalam penerimaan beasiswa dan penegakan hukum terhadap korupsi. Tuntutan ini disampaikan secara terus-menerus selama aksi berlangsung, dengan peserta menunjukkan dukungan melalui teriakan dan simbol-simbol khas gerakan mahasiswa. Meski sinar matahari telah redup, semangat mereka tetap terjaga, menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap hasil Meeting Results.

Kericuhan di Bundaran HI dan Dampaknya

Aksi yang dimulai sejak siang hari sempat memanas saat peserta demonstrasi berusaha menembus blokade menuju Bundaran HI. Beberapa di antara mereka mengambil posisi strategis untuk memantau gerakan massa, sementara yang lain berjalan bergandengan sambil mengeluarkan tuntutan mereka. Di luar gedung, aksi terus berlangsung hingga pukul 18:25 WIB, dengan teriakan dan slogan yang terdengar jelas. Kericuhan terjadi saat sejumlah petasan dan batu dilemparkan ke arah polisi, yang kemudian berusaha mengendalikan situasi.

Meeting Results juga menjadi perhatian utama bagi pihak kepolisian, yang terus memantau keberlangsungan aksi. Meski ada beberapa insiden kecil, aksi tidak menyebabkan korban serius. Namun, ruas jalan utama Jakarta sempat ditutup sementara, memengaruhi arus lalu lintas di sekitar kawasan Sudirman. Setelah masa demonstran memberikan pernyataan sikap, mereka akhirnya perlahan berpencar dan membubarkan diri dari area depan Gedung DPR.

Respon Pemimpin dan Tuntutan yang Tetap Berlanjut

Para pimpinan DPR RI, termasuk Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa mereka telah mencatat semua tuntutan mahasiswa dalam Meeting Results. Namun, mereka belum memberikan jawaban final terhadap isu utama yang dipertanyakan. Mahasiswa, di sisi lain, meminta waktu tambahan untuk menunggu hasil konsultasi fraksi-fraksi, dengan menekankan bahwa tuntutan mereka belum terpenuhi sepenuhnya.

“Hasil Meeting Results masih bersifat sementara, dan kita akan mengevaluasi apakah ada penyesuaian yang diperlukan,” tambah Said Abdullah.

Peran Wakil Presiden dalam Aksi

Kronologi aksi juga mencakup pertemuan mahasiswa dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Koordinator aksi mengungkap bahwa mereka memberikan ultimatum 5×24 jam setelah diterima di Kantor Wapres. Pertemuan ini dianggap sebagai langkah penting dalam menyelesaikan isu yang menjadi sorotan dalam Meeting Results. Namun, respon dari Wapres Gibran terhadap tuntutan mahasiswa belum diungkap secara detail.

Konklusi dan Langkah Selanjutnya

Sebagai hasil dari Meeting Results yang berlangsung sepanjang hari, para mahasiswa masih menunggu keputusan yang lebih jelas dari DPR/MPR. Meski ada beberapa penyesuaian, tuntutan utama seperti transparansi pajak dan kebijakan Jokowi di pemerintahan Prabowo belum sepenuhnya terjawab. Aksi ini menjadi indikasi bahwa mahasiswa tetap aktif dalam menyuarakan kepedulian mereka, menunjukkan bahwa Meeting Results masih menjadi pusat perhatian. Dengan harapan hasil yang lebih baik, aksi ini berpotensi berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *