Skip to content
Yellow Desk
Agustus 3, 2026
Uncategorized

Main Agenda: Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, Wapres Dorong RSUD Perpetua J. Safanpo Naik Status Jadi Tipe C

Linda Gonzalez 3 mins read

Wapres Gibran Rakabuming Dorong RSUD Perpetua J. Safanpo di Asmat Naik ke Tipe C untuk Perkuat Layanan Kesehatan Wilayah 3T Main Agenda utama kunjungan Wakil

Main Agenda: Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, Wapres Dorong RSUD Perpetua J. Safanpo Naik Status Jadi Tipe C

Wapres Gibran Rakabuming Dorong RSUD Perpetua J. Safanpo di Asmat Naik ke Tipe C untuk Perkuat Layanan Kesehatan Wilayah 3T

Main Agenda utama kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming ke Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats, Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026), adalah memperkuat akses layanan kesehatan di wilayah tertinggal. Di sela-sela kunjungan, Wapres menekankan pentingnya percepatan kenaikan status RSUD Perpetua J. Safanpo dari tipe D ke tipe C, sebagai bagian dari Main Agenda pemerintah dalam mendorong pelayanan medis berkualitas ke daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Langkah Strategis untuk Peningkatan Fasilitas Kesehatan

Peningkatan status rumah sakit ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di daerah 3T. Wapres Gibran menekankan bahwa RSUD Perpetua J. Safanpo, sebagai salah satu fasilitas kesehatan utama di Asmat, harus menjadi pusat layanan spesialis seperti pengobatan penyakit jantung, stroke, dan kanker. “Main Agenda” pemerintah adalah memastikan masyarakat daerah terpencil memiliki akses layanan medis yang seimbang dengan wilayah lain, sehingga mengurangi ketergantungan pada rujukan ke luar daerah.

Pembangunan Rumah Sakit Tipe C: Progres dan Tantangan

Kunjungan Wapres Gibran ke RSUD Perpetua J. Safanpo juga menjadi momentum untuk meninjau progres pembangunan rumah sakit tipe C yang dimulai sejak 2016. Selama peninjauan, ia berinteraksi langsung dengan pasien dan staf medis, serta mengamati ruang neonatal intensive care unit (NICU) dan ruang nifas.

“Setelah kembali dari Asmat, kita akan lanjutkan evaluasi lagi. Saya janji nanti akan ada pembangunan rumah sakit tipe C di sini, sehingga untuk masalah kesehatan bisa kita lakukan intervensi lebih cepat,”

kata Gibran, Senin (22/6/2026).

Peningkatan kelas rumah sakit ini diharapkan meningkatkan kapasitas fasilitas medis, terutama dalam mengatasi penyakit menular seperti malaria, demam berdarah dengue (DBD), dan diare, serta penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan stroke. Main Agenda pembangunan infrastruktur kesehatan ini juga mencakup pengadaan alat CT scan yang menjadi kebutuhan utama untuk mendiagnosis kondisi medis dengan lebih akurat dan efisien.

Direktur RSUD Perpetua J. Safanpo, drg. Yenny Yokung Yong, menambahkan bahwa saat ini rumah sakit sedang dalam proses peningkatan kelas. Tujuannya adalah meningkatkan layanan spesialis yang diperlukan oleh masyarakat Asmat. “Dengan Main Agenda ini, kita berharap bisa mengurangi beban operasional dan biaya pengobatan pasien yang harus dirujuk ke kota besar,” ujarnya. Selain itu, peningkatan akses Wi-Fi dan air bersih juga menjadi fokus utama dalam mendukung operasional rumah sakit secara optimal.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah memberikan dukungan berupa bantuan ambulans kepada RSUD dan puskesmas setempat. Langkah ini sejalan dengan Main Agenda pemerintah pusat yang memperkuat sistem layanan kesehatan lintas daerah. Kebutuhan tambahan alat CT scan dan peningkatan sumber daya manusia dianggap krusial untuk memastikan rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang lebih komprehensif.

Sebagai bagian dari Main Agenda percepatan pembangunan, Wapres Gibran menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga swasta dalam memperbaiki infrastruktur kesehatan. “Kita perlu kerja sama yang lebih solid untuk memastikan layanan kesehatan tidak hanya tersedia tetapi juga berkualitas,” jelasnya. Hal ini sejalan dengan upaya mengurangi kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah urban dan rural, serta memastikan masyarakat daerah 3T mendapatkan layanan medis yang memadai.

Dengan peningkatan status menjadi tipe C, RSUD Perpetua J. Safanpo diperkirakan bisa meningkatkan kapasitas pelayanan hingga 30 persen. Direktur rumah sakit juga menegaskan bahwa target ini akan dicapai melalui pendanaan yang terencana dan kerja sama dengan mitra strategis. “Main Agenda peningkatan kualitas ini harus berkelanjutan dan terukur,” pungkas Yenny. Dengan perubahan ini, Asmat akan menjadi contoh nyata keberhasilan pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan wilayah 3T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *