Skip to content
Yellow Desk
Agustus 3, 2026
Uncategorized

Latest Program: Pertamina Patra Niaga Perluas Pemberdayaan Difabel, Ciptakan Peluang Berkarya dan Mandiri di Berbagai Wilayah Operasional

Christopher Jackson 2 mins read

Pertamina Patra Niaga Perluas Pemberdayaan Difabel, Ciptakan Peluang Berkarya dan Mandiri di Berbagai Wilayah Operasional Latest Program - Pertamina Patra

Latest Program: Pertamina Patra Niaga Perluas Pemberdayaan Difabel, Ciptakan Peluang Berkarya dan Mandiri di Berbagai Wilayah Operasional

Pertamina Patra Niaga Perluas Pemberdayaan Difabel, Ciptakan Peluang Berkarya dan Mandiri di Berbagai Wilayah Operasional

Latest Program – Pertamina Patra Niaga terus berupaya memperluas akses pemberdayaan bagi penyandang disabilitas melalui berbagai inisiatif. Salah satu program utama yang dijalankan adalah CID, yang bertujuan menciptakan ruang inklusif dan kesempatan kerja di seluruh wilayah operasional perusahaan. Komitmen ini mencerminkan upaya untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan mandiri.

Dalam menjalankan CID, Pertamina Patra Niaga tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga berkomitmen meningkatkan kapasitas individu serta memperkuat kontribusi mereka terhadap lingkungan sekitar. Program ini membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berpartisipasi secara aktif di berbagai sektor.

Salah satu inisiatif unggulan adalah Perintis, yang dikenal sebagai Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa. Melalui Kedai Kopi Teman Istimewa di Indramayu, Jawa Barat, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan memberdayakan ratusan penyandang tuli. Sejak berdiri tahun 2023, kedai ini telah memberikan manfaat langsung kepada 155 individu dan mencatatkan omzet hingga Rp300 juta pada 2025.

“Kedai ini bukan hanya tempat usaha, tetapi juga simbol kemandirian. Kami bisa berkembang, belajar, bahkan menjual hasil produksi sendiri,” kata Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, dalam menjelaskan makna program ini. Ia menekankan bahwa penyandang disabilitas layak mendapatkan ruang yang setara untuk berkarya.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga juga mendukung Program Setara, atau Sinergi Kawan Inklusi, yang dikembangkan oleh PT Polytama Propindo. Inisiatif ini menghadirkan kaki palsu polystep dari limbah polipropilena daur ulang. Solusi ini tidak hanya memberikan alat bantu yang lebih terjangkau, tetapi juga mendorong prinsip ekonomi sirkular.

Sejak 2023, Program Setara telah melayani 114 peserta di Indramayu dan berhasil menghasilkan pendapatan Rp190 juta pada 2025. Suprayitno, Ketua Kelompok Difabel Indramayu, mengapresiasi inisiatif ini. Ia menyatakan, “Program ini membantu menyediakan alat bantu yang sulit diperoleh dan mahal. Selain itu, memberdayakan kami untuk berkarya dan meraih pengakuan bahwa kami setara.”

Di Kabupaten Boyolali, Fuel Terminal Boyolali melaksanakan Difabelpreneur Kresna Patra, program yang menekankan peningkatan kapasitas dan akses kerja bagi penyandang disabilitas. Inisiatif ini mendirikan Pusat Kegiatan Masyarakat (PKBM) Inklusi Dwija Praja Amarta untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan. Mesin jahit ramah disabilitas Jr-Difa, yang memanfaatkan skrap besi perusahaan, menjadi inovasi penting dalam proyek ini.

Kedai kopi dan kaki palsu polystep adalah contoh nyata keberhasilan Pertamina Patra Niaga dalam mengintegrasikan keberlanjutan dengan pemberdayaan sosial. Dengan memanfaatkan limbah, perusahaan tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi bagi masyarakat difabel.

Kerja Sama dan Inovasi untuk Pemberdayaan

Program Kresna Patra juga melibatkan penggunaan limbah minyak jelantah dan botol plastik untuk pendidikan peserta PKBM inklusi. Pendekatan holistik ini menunjukkan upaya untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan. Melalui kerja sama yang terstruktur, Pertamina Patra Niaga terus berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan kemandirian penyandang disabilitas di berbagai wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *