Pemkab Agam Perkuat Ketahanan Pangan dengan Distribusi Ratusan Ayam ke Kelompok Tani
Latest Program – Pemerintah Kabupaten Agam melaksanakan distribusi 500 ekor ayam serta 375 kilogram pakan kepada kelompok tani lokal, terutama Kelompok Tani Sawah Padang, sebagai upaya meningkatkan ketersediaan protein hewani dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha pertanian dan peternakan yang berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan pangan. Penyerahan bantuan dilakukan di Lubuk Basung pada Kamis, 18 Juni, dan menjadi momen penting dalam sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif.
Komitmen untuk Kesejahteraan Peternak
Distribusi ayam dan pakan ini diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, yang menegaskan peran strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Bantuan berasal dari dana pokok pikiran salah satu anggota DPRD Agam, yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif kelompok tani dan pengelolaan yang baik.
“Ayam yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan produksi protein hewani dan menjadi modal usaha bagi keluarga petani,” jelas Rosva Deswira, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam.
Kelompok Tani Sawah Padang, berlokasi di Nagari Sungai Puar, Kecamatan Palembayan, menjadi penerima utama bantuan ini. Sebagai satu-satunya kelompok tani yang mendapat dukungan serupa pada tahun ini, mereka diharapkan dapat memanfaatkan ternak ayam secara optimal. Pihak dinas juga menekankan perlunya perawatan yang teliti, termasuk menjaga kebersihan kandang dan praktik pemeliharaan yang sesuai standar.
Pemkab Agam menyatakan, bantuan ini bukan hanya sekadar pemberian, tetapi juga bentuk tanggung jawab para penerima untuk mengembangkan usaha. Rosva Deswira menegaskan bahwa program ini memiliki dua tujuan utama: meningkatkan ketersediaan pangan bagi keluarga dan menciptakan peluang ekonomi baru. “Kami yakin, usaha ini akan menjadi penggerak keberlanjutan peternakan di tingkat masyarakat,” tambahnya.
Program Terkait di Lain Wilayah
Sementara itu, Pemerintah Kota Pariaman juga melaksanakan kegiatan serupa dengan membagikan 1.125 ekor ayam KUB kepada 125 kepala keluarga. Hal ini menunjukkan langkah-langkah nasional dalam memperkuat produksi protein hewani. Di sisi lain, Kementerian Pertanian (Kementan), Bapanas, dan Pemda Magetan berkolaborasi untuk meningkatkan serapan telur peternak, menjaga harga stabil, dan memastikan pasokan pangan berkelanjutan.
Distribusi ternak ayam dan pakan di Agam serta kegiatan serupa di Pariaman dan Magetan mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sektor peternakan. Rosva Deswira menambahkan bahwa program ini berharap mampu menjadi penggerak utama bagi pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar luar. Kebijakan ini juga bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara ketersediaan pangan dan pendapatan keluarga petani.
