DPK Kepri Mengajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Gerakan Sumbangan Buku untuk Koleksi Ideal
Latest Program – DPK Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan inisiatif penggalakan partisipasi masyarakat dalam pengumpulan buku untuk menutup kesenjangan koleksi perpustakaan daerah. Tujuan utama gerakan ini adalah memenuhi standar ideal literasi yang ditetapkan. Dengan kolaborasi dari berbagai lapisan masyarakat, DPK berharap dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas buku yang tersedia.
Peningkatan Koleksi Sebagai Kunci Literasi
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri saat ini hanya memiliki sekitar 20 ribu judul buku. Angka ini jauh dari target minimal 50 ribu judul yang diperlukan untuk mencapai indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) secara optimal. Kesenjangan ini mendorong DPK Kepri untuk menggalakkan gerakan donasi buku.
“Buku-buku yang diterima akan melewati proses seleksi ketat sebelum dimasukkan ke koleksi,” kata Bisri, Kepala DPK Kepri.
Menurut Bisri, sumbangan dari masyarakat bukan hanya menambah jumlah buku, tetapi juga memperkaya ragam bacaan yang bisa diakses. Proses seleksi bertujuan memastikan buku-buku yang masuk memenuhi standar relevansi dan kualitas. Ini menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perpustakaan.
Kolaborasi dan Lokasi Donasi
Masyarakat dapat menyerahkan buku-buku layak baca ke beberapa titik lokasi. Sumbangan bisa dilakukan di Perpustakaan Provinsi Kepri Tanjungpinang, UPT Perpustakaan Raja Muhammad Sani di Batam, atau perpustakaan kabupaten/kota terdekat. Inisiatif ini memberi ruang bagi siapa pun untuk berkontribusi, terlepas dari jumlah buku yang diberikan.
Distribusi Buku untuk Program Literasi
Buku-buku yang terkumpul tidak hanya menambah koleksi perpustakaan, tetapi juga akan disalurkan ke taman baca, perpustakaan sekolah, hingga lembaga pemasyarakatan. Contohnya, seorang pelajar SMA pernah menyumbangkan seluruh novel yang dimilikinya ke perpustakaan. Kisah ini menjadi motivasi bagi warga lain untuk berbagi koleksi mereka.
Langkah DPK Kepri juga mencakup pengembangan taman bacaan masyarakat dan penguatan perpustakaan desa. Modernisasi layanan digital melalui e-Library diharapkan menarik minat generasi muda dan memperluas akses informasi. Bisri menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi membangun budaya membaca di wilayah Kepri.
Gerakan sumbangan buku ini bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat peningkatan literasi. Dengan partisipasi aktif masyarakat, DPK Kepri berkomitmen untuk menjadikan koleksi buku lebih representatif dan bermanfaat bagi seluruh kalangan.
