KabarSatuNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Perpustakaan punya peran penting dalam perkembangan PISA

Published September 26, 2026 · Updated September 26, 2026 · By Sandra Garcia - kabarsatunusa.com

Foto : Sandra Garcia - kabarsatunusa.com

Perpustakaan Didorong Menjadi Ruang Aman Anak dan Penguat PISA

Kabarsatunusa.com – Perpustakaan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai tempat menyimpan koleksi dan meminjam buku. Di Jakarta, fasilitas ini didorong untuk menjadi ruang yang aman, nyaman, serta terbuka bagi anak-anak untuk belajar, bertemu komunitas, dan mengembangkan kemampuan mereka. Peran tersebut dinilai penting bagi pertumbuhan Pusat Informasi Sahabat Anak atau PISA.

Kepala Bidang Perlindungan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dody Taruna Dwiputra, menekankan bahwa kehadiran perpustakaan berkaitan erat dengan kebutuhan anak akan ruang yang mendukung tumbuh kembangnya.

“Pusat Informasi Sahabat Anak bukan hanya tempat anak mencari informasi, tetapi juga menjadi tempat yang aman dan nyaman sebagai ruang untuk berekspresi, sehingga perpustakaan memiliki posisi penting dalam perkembangan PISA,” kata Dody Taruna Dwiputra di Jakarta, Sabtu.

Lebih dari Tempat Membaca

Perubahan fungsi perpustakaan menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan yang ramah anak. Anak dapat datang bukan hanya untuk mencari bahan bacaan, melainkan juga memanfaatkan ruang belajar, berinteraksi dengan orang lain, mengeksplorasi kreativitas, dan memperluas pemahaman tentang literasi digital.

Dalam konteks ini, perpustakaan dapat berfungsi sebagai ruang publik yang menghubungkan anak dengan pengetahuan sekaligus lingkungan sosialnya. Kehadiran tempat yang tertata, mudah diakses, dan terasa ramah bagi anak memberi kesempatan bagi mereka untuk menggunakan waktu dengan kegiatan yang membangun.

Ruang baca yang baik juga dapat membantu anak membiasakan diri mencari informasi secara tepat. Kebiasaan tersebut relevan untuk proses belajar sehari-hari, karena anak membutuhkan kesempatan untuk mengenali minatnya, memahami lingkungan di sekitarnya, serta mengembangkan cara berpikir yang kritis sesuai usia dan tahap perkembangannya.

Partisipasi Anak Menjadi Unsur Penting

Dody mengingatkan bahwa perpustakaan perlu membuka peluang partisipasi bagi anak. Anak bukan hanya penerima layanan, tetapi juga pihak yang memiliki hak untuk menyampaikan kebutuhan dan terlibat dalam ruang yang dirancang untuk mereka.

Hak atas informasi memiliki arti yang luas. Informasi yang layak bagi anak dapat membantu mereka belajar mengenal diri sendiri, memahami kondisi di sekelilingnya, menemukan bakat dan ketertarikan, serta membangun kemampuan membuat pilihan dengan pertimbangan yang sesuai dengan perkembangan usia.

Karena itu, perpustakaan juga ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem perlindungan anak. Lingkungan fisik, suasana layanan, serta jenis kegiatan yang tersedia perlu memberi rasa aman. Anak perlu dapat membaca, berdiskusi, bertanya, dan berekspresi tanpa merasa terancam atau tersisih.

Peran tersebut menjadi semakin relevan ketika anak berhadapan dengan beragam informasi, termasuk dari ruang digital. Literasi tidak hanya menyangkut kemampuan membaca teks, tetapi juga kemampuan memahami isi, memilah informasi, dan menggunakannya secara bertanggung jawab. Perpustakaan dapat menjadi salah satu ruang yang mendukung proses pembelajaran itu melalui koleksi, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai.

Minat Baca Bertumbuh dari Lingkungan yang Mendukung

Pemerintah dan masyarakat, termasuk keluarga, memiliki peran bersama dalam menumbuhkan kebiasaan membaca pada anak. Dorongan untuk membaca tidak cukup dilakukan melalui ajakan semata. Anak juga membutuhkan tempat yang membuat mereka betah, terlindungi, dan mampu berkonsentrasi.

“Tidak akan ada penumbuhan minat baca kalau perpustakaannya tidak nyaman, tidak aman, dan tidak kondusif untuk anak,” katanya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa kualitas pengalaman anak di perpustakaan sama pentingnya dengan ketersediaan buku. Ruang yang nyaman dapat membuat kegiatan membaca terasa sebagai pengalaman yang menyenangkan, bukan kewajiban. Dari sana, minat terhadap pengetahuan dapat tumbuh secara lebih alami.

Keluarga juga dapat memperkuat kebiasaan tersebut dengan mengenalkan anak pada perpustakaan dan memberi ruang bagi mereka untuk memilih bacaan sesuai ketertarikan. Pilihan bahan bacaan, kegiatan kreatif, dan interaksi yang positif dapat membantu anak melihat perpustakaan sebagai tempat yang dekat dengan kehidupan mereka.

PISA sebagai Fasilitas Publik Ramah Anak

PISA merupakan fasilitas publik yang dirancang dengan pendekatan ramah anak. Layanannya mencakup akses terhadap informasi yang layak bagi anak, ruang kreativitas, sudut baca, serta layanan konsultasi. Fasilitas seperti ini diharapkan dapat memperluas ruang bagi anak untuk memperoleh dukungan informasi dan pengembangan diri.

Pengembangan PISA berada dalam kebijakan pemerintah yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pelaksanaannya dilakukan melalui lembaga-lembaga yang mengelola layanan bagi anak di tingkat yang relevan.

Dengan menempatkan perpustakaan sebagai mitra penting PISA, layanan publik bagi anak dapat memiliki cakupan yang lebih bermakna. Perpustakaan menyediakan pintu masuk menuju pengetahuan, sementara PISA memperkuat kebutuhan anak akan informasi, kreativitas, dan konsultasi dalam suasana yang ramah.

Pada akhirnya, perpustakaan yang aman dan inklusif dapat menjadi ruang kedua bagi anak di luar rumah dan sekolah. Di tempat tersebut, mereka dapat membaca, belajar, bergaul, mengenali potensinya, serta membangun kepercayaan diri untuk tumbuh sebagai individu yang kritis dan aktif.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Perpustakaan punya peran penting dalam perkembangan?

Perpustakaan punya peran penting dalam perkembangan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Perpustakaan punya peran penting dalam perkembangan matter?

Perpustakaan punya peran penting dalam perkembangan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.