KabarSatuNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemkot Jakbar-Jasa Marga percepat eksekusi penanganan banjir di Kamal

Published Oktober 8, 2026 · Updated Oktober 8, 2026 · By Thomas Rodriguez - kabarsatunusa.com

Foto : Thomas Rodriguez - kabarsatunusa.com

Kolaborasi Lintas Wilayah Dipercepat untuk Atasi Genangan di Kamal

Kabarsatunusa.com – Penanganan banjir dan genangan di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, mulai dipercepat melalui kerja sama Pemerintah Kota Jakarta Barat dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Langkah awal diarahkan ke tiga kawasan yang selama ini rentan terdampak, yaitu RW 01, RW 03, dan RW 06.

Upaya tersebut menjadi penting karena sejumlah titik di Kamal berada dekat perbatasan wilayah, lintasan jalan tol, serta kawasan yang terhubung dengan Jakarta Utara. Kondisi drainase yang mengalami penumpukan sedimen dan kontur tanah yang rendah turut membuat air lebih mudah tertahan ketika volume limpasan meningkat.

Penanganan dalam waktu dekat tidak hanya berupa pembersihan saluran, tetapi juga penyusunan langkah teknis yang menyesuaikan lokasi dan kewenangan pengelolaan masing-masing pihak. Saluran di sekitar jalan tol membutuhkan koordinasi khusus karena berada dalam area operasional dan Ruang Milik Jalan tol.

Fokus pada RW 01, RW 03, dan RW 06

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menilai persoalan genangan di Kamal tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja. Aliran air di kawasan tersebut perlu ditata secara terpadu, mengingat posisi Kamal berada di kawasan batas administratif dan berdekatan dengan infrastruktur tol.

“Penanganannya tidak bisa berdiri sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi dan langkah komprehensif bersama Jasa Marga dan Pemkot Jakarta Utara untuk menyelaraskan aliran air,” kata Iin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Koordinasi ini diharapkan membuat pekerjaan di lapangan lebih terarah, mulai dari pembersihan drainase, pemeriksaan saluran, sampai pembagian tanggung jawab pemeliharaan. Kejelasan peran menjadi faktor penting agar titik yang membutuhkan tindakan segera tidak tertunda akibat batas kewenangan antarwilayah maupun pengelola prasarana.

RW 06 menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam agenda teknis tersebut. Di area ini terdapat saluran melintang tol atau crossing drain yang berada di sekitar KM 29+000 Ruas Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo. Lokasi itu memerlukan metode pekerjaan tersendiri karena berkaitan langsung dengan infrastruktur jalan tol.

Pembersihan Crossing Drain Direncanakan Akhir Oktober

Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Amri Sanusi menyampaikan bahwa Jasa Marga telah menyiapkan jadwal penanganan setelah peninjauan lapangan bersama Wali Kota Jakarta Barat pada 30 September 2026.

“Pembersihan area saluran melintang tol (crossing drain) di sekitar KM 29+000 Ruas Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, wilayah RW 06, memerlukan metode penanganan khusus dan direncanakan dilaksanakan pada akhir Oktober 2026,” ungkap Amri.

Pekerjaan tersebut diharapkan membantu memperbaiki fungsi saluran di titik yang berdekatan dengan jalur tol. Pembersihan perlu dilakukan dengan perencanaan yang cermat agar kegiatan pemeliharaan dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek operasional jalan serta keselamatan di area kerja.

Selain crossing drain, perhatian juga diberikan pada saluran samping yang membentang dari KM 28+500 hingga KM 29+000 A. Saluran pada ruas ini perlu dibersihkan secara rutin untuk menjaga aliran air tetap lancar dan mengurangi risiko penyumbatan akibat endapan.

Penanganan lanjutan untuk area saluran samping tersebut dijadwalkan pada pekan kedua Oktober 2026. Jadwal ini menunjukkan bahwa pembersihan drainase tidak ditempatkan sebagai pekerjaan satu kali, melainkan bagian dari pemeliharaan yang perlu dilakukan secara berkala.

Survei untuk Kolong Tol di RW 01 dan RW 03

Untuk kawasan kolong tol di RW 01 dan RW 03, Jasa Marga bersama Kelurahan Kamal akan melakukan survei lapangan. Pemeriksaan ini diperlukan untuk menentukan tindakan teknis yang paling sesuai dengan keadaan saluran dan kondisi area di sekitarnya.

Survei menjadi tahap penting sebelum pekerjaan fisik dilakukan. Melalui pemeriksaan langsung, pihak terkait dapat memetakan hambatan aliran, kebutuhan pembersihan, serta langkah yang diperlukan agar penanganan di lokasi tidak bersifat sementara. Hasilnya juga dapat membantu menyelaraskan pekerjaan yang melibatkan pemerintah kota, kelurahan, pengelola tol, dan wilayah yang terhubung dengan Jakarta Utara.

Jasa Marga menegaskan tanggung jawab pemeliharaan berada pada saluran yang terletak di dalam Ruang Milik Jalan atau Rumija tol. Apabila dibutuhkan perawatan rutin pada bagian tersebut, Pemkot Jakarta Barat dapat berkoordinasi dengan pengelola ruas jalan tol.

Pembagian kewenangan ini memberi kepastian mengenai pihak yang perlu bergerak ketika ditemukan saluran bermasalah. Dalam penanganan genangan perkotaan, keterhubungan antarjaringan drainase sering menjadi penentu, terutama ketika aliran air melewati area dengan pengelola yang berbeda.

Menjaga Saluran Tetap Berfungsi

Endapan di dalam drainase dapat mengurangi kapasitas saluran untuk menampung dan mengalirkan air. Ketika sedimentasi bertambah, aliran dapat melambat sehingga air lebih mudah berkumpul pada kawasan dengan elevasi rendah. Karena itu, pembersihan berkala menjadi bagian penting dalam penanganan jangka pendek sambil langkah teknis lanjutan disiapkan.

Warga di sekitar titik rawan juga dapat memperoleh manfaat dari koordinasi yang lebih jelas antarlembaga. Pelaksanaan pekerjaan yang terjadwal memungkinkan penanganan dilakukan dengan fokus pada lokasi prioritas, terutama area yang selama ini berulang kali menghadapi genangan.

Kolaborasi Pemkot Jakarta Barat, Jasa Marga, Kelurahan Kamal, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara diharapkan mempercepat penanganan titik-titik rentan di Kamal. Dengan aliran air yang ditata bersama serta pemeliharaan saluran yang berjalan sesuai kewenangan, upaya mengurangi genangan dapat dilakukan secara lebih terukur di RW 01, RW 03, dan RW 06.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pemkot Jakbar Jasa Marga percepat eksekusi?

Pemkot Jakbar Jasa Marga percepat eksekusi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemkot Jakbar Jasa Marga percepat eksekusi matter?

Pemkot Jakbar Jasa Marga percepat eksekusi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.