KabarSatuNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kriminal kemarin, peredaran ganja hingga selebgram positif etomidate

Published September 20, 2026 · Updated September 20, 2026 · By Betty Brown - kabarsatunusa.com

Foto : Betty Brown - kabarsatunusa.com

Penanganan Narkotika dan Pengawasan Keamanan Jadi Sorotan di Jakarta

Kabarsatunusa.com – Sejumlah penindakan terkait narkotika serta penguatan pengawasan keamanan berlangsung di berbagai wilayah Jakarta pada Sabtu (19/9). Perkara yang mencuat mencakup pengungkapan puluhan kilogram ganja di Jakarta Barat, dugaan peredaran ganja melalui layanan pengiriman instan di Jakarta Timur, hingga penangkapan dua orang terkait tembakau sintetis di Jakarta Utara.

Selain pengungkapan kasus peredaran narkotika, aparat juga menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap selebgram Julia Prastini atau Jule. Di sisi lain, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba menjalankan inspeksi mendadak dan pemeriksaan urine bagi warga binaan sebagai langkah deteksi dini.

Dua Orang Diamankan dalam Kasus 62,5 Kilogram Ganja

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua pria dalam perkara peredaran ganja dengan barang bukti seberat 62,5 kilogram di Petamburan, Jakarta Barat. Kedua orang tersebut masing-masing berinisial PP (37) dan AA (63).

“Kami berhasil mengungkap peredaran tindak pidana narkotika jenis ganja seberat 62,5 kilogram di wilayah Petamburan, Jakarta Barat, dan mengamankan dua orang pria berinisial PP (37) dan AA (63),” kata Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Triyatno Pamungkas di Jakarta Timur, Sabtu.

Pengungkapan dengan jumlah barang bukti tersebut menjadi bagian dari penanganan peredaran narkotika di kawasan perkotaan. Proses hukum terhadap para pihak yang telah diamankan ditangani oleh penyidik sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus Ganja di Duren Sawit Menggunakan Modus Pengiriman

Penanganan perkara ganja juga dilakukan di Duren Sawit, Jakarta Timur. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap AB (26), yang diduga terlibat dalam peredaran ganja seberat 2,05 kilogram melalui modus pengiriman menggunakan Gosend.

Penangkapan terhadap AB berlangsung pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Kepolisian menyebut barang bukti yang diamankan dalam perkara ini mencapai sekitar dua kilogram ganja.

“Pria berinisial AB (26) dengan barang bukti tindak pidana narkotika jenis ganja seberat dua kilogram di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur,” kata Kanit Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Johan Rofi di Jakarta, Sabtu.

Kasus ini memperlihatkan bahwa jasa pengiriman dapat disalahgunakan dalam distribusi barang terlarang. Masyarakat perlu tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, sementara proses pembuktian perkara menjadi kewenangan penyidik.

Dua Pria Diduga Akan Edarkan Tembakau Sintetis

Di Jakarta Utara, Unit Reskrim Polsek Pademangan menangkap AH (22) dan R (19). Keduanya diduga hendak mengedarkan tembakau sintetis dari sebuah rumah kontrakan di Jalan Pademangan VII, Kecamatan Pademangan.

Barang bukti tembakau sintetis dalam perkara ini memiliki berat 800,48 gram. Setelah penangkapan, kedua pria tersebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Pademangan.

“Kedua pelaku saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Polsek Pademangan,” kata Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala di Jakarta, Sabtu.

Tembakau sintetis merupakan salah satu jenis narkotika yang penanganannya terus mendapat perhatian karena dapat beredar dalam berbagai bentuk. Penegakan hukum pada kasus semacam ini juga penting untuk menelusuri kemungkinan jaringan distribusi yang lebih luas.

Jule Positif Etomidate dalam Pemeriksaan Urine

Polda Metro Jaya menyatakan hasil tes urine terhadap selebgram Julia Prastini, yang dikenal sebagai Jule, menunjukkan positif mengonsumsi etomidate. Zat tersebut disebut digunakan dalam cairan rokok elektronik atau vape.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, yang bersangkutan (Jule) diketahui positif mengonsumsi etomidate,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Sabtu.

Pemeriksaan urine menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan dugaan penyalahgunaan zat. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi informasi awal dalam proses yang ditangani aparat, dengan tahapan lanjutan mengikuti kebutuhan penyelidikan dan ketentuan hukum.

Lapas Salemba Perkuat Deteksi Dini

Upaya pencegahan turut dilakukan di lingkungan pemasyarakatan. Lapas Kelas IIA Salemba bersama sejumlah instansi melaksanakan sidak pada kamar hunian warga binaan dan menggelar tes urine pada Jumat (18/9).

Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendeteksi lebih awal gangguan keamanan, menjaga ketertiban, serta mencegah penyalahgunaan narkotika di dalam lapas. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin yang dapat terus dilaksanakan secara acak.

“Kami siap melaksanakan perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat deteksi dini dan menjaga keamanan serta ketertiban. Sidak dan tes urine secara acak akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen bersama,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan pentingnya penindakan dan pencegahan berjalan bersamaan. Pengungkapan perkara di luar lapas, pemeriksaan terhadap individu, serta pengawasan di lingkungan pemasyarakatan memiliki tujuan yang sama: membatasi ruang peredaran narkotika dan menjaga keamanan masyarakat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram?

Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram matter?

Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.