BRICS terima kasih ke Rusia karena adakan pertemuan NDB di Moskow
BRICS Soroti Peran Strategis NDB dalam Pembangunan Global South
Kabarsatunusa.com – Para pemimpin BRICS menyampaikan apresiasi kepada Rusia atas penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Bank Pembangunan Baru atau New Development Bank (NDB) ke-11 di Moskow. Agenda tersebut digelar pada 14-15 Mei 2026 ketika Rusia menjalankan peran sebagai Ketua Dewan Gubernur NDB.
Penghargaan itu dicantumkan dalam deklarasi bersama yang diterbitkan pada rangkaian KTT BRICS XVIII di New Delhi. Pertemuan para pemimpin negara anggota berlangsung pada 12-13 September, saat India memegang kepemimpinan bergilir organisasi tersebut sepanjang 2026.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada Rusia karena telah menyelenggarakan Pertemuan Tahunan NDB ke-11 di Moskow pada 14-15 Mei 2026 sebagai Ketua Dewan Gubernur Bank Pembangunan Baru.”
NDB Dipandang Semakin Penting
Dalam deklarasi itu, BRICS menegaskan bahwa posisi NDB semakin besar sebagai institusi yang mendukung pembangunan dan modernisasi. Bank tersebut dipandang memiliki arti strategis, baik bagi negara pemegang saham maupun bagi negara-negara di kawasan Global South.
Penekanan ini menunjukkan perhatian BRICS terhadap kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus berkembang. Infrastruktur, modernisasi ekonomi, serta prioritas pembangunan nasional menjadi sejumlah bidang yang membutuhkan dukungan jangka panjang di banyak negara berkembang dan pasar berkembang.
“NDB merupakan lembaga pembangunan dan modernisasi yang tangguh dan strategis di seluruh negara pemegang saham serta negara-negara Global South.”
NDB juga ditempatkan sebagai salah satu instrumen penting untuk membantu mendorong agenda pembangunan yang menjadi perhatian negara anggotanya. Dalam konteks tersebut, keberadaan bank pembangunan multilateral dinilai relevan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur di negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi yang memerlukan dukungan pembiayaan berkelanjutan.
Bagi BRICS, penguatan peran NDB bukan sekadar berkaitan dengan pertemuan tahunan atau tata kelola internal lembaga. Peran itu berkaitan dengan kemampuan negara-negara anggota dan negara berkembang lain untuk mengarahkan pembangunan sesuai kebutuhan masing-masing, terutama pada sektor-sektor yang membutuhkan investasi besar.
Apresiasi untuk Kepemimpinan India
Selain menyampaikan terima kasih kepada Rusia, deklarasi bersama juga menyoroti kepemimpinan India selama 2026. India mendapat penghargaan atas pelaksanaan kepemimpinannya di BRICS serta atas penyelenggaraan KTT BRICS XVIII di New Delhi.
“Kami mengapresiasi kepemimpinan India dalam BRICS pada 2026 serta menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan Rakyat India karena telah menyelenggarakan KTT BRICS XVIII di New Delhi.”
Kepemimpinan BRICS berlangsung secara bergilir di antara negara anggota. Sistem tersebut memberi ruang bagi setiap negara untuk memimpin agenda organisasi dalam satu periode dan menjadi tuan rumah sejumlah pertemuan penting. Tahun 2026 berada di bawah kepemimpinan India, sementara China akan melanjutkan peran tersebut pada 2027.
Para pemimpin BRICS juga menyatakan dukungan penuh kepada China untuk memimpin organisasi itu pada tahun berikutnya. China dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT BRICS XIX, yang akan berlangsung pada 2027.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada China atas kepemimpinannya dalam BRICS untuk 2027 dan penyelenggaraan KTT BRICS XIX di China.”
Perkembangan Keanggotaan BRICS
BRICS merupakan organisasi antar-pemerintah yang didirikan pada 2006 oleh Brasil, Rusia, India, dan China. Afrika Selatan kemudian bergabung pada 2011, memperluas format awal kelompok tersebut. Sejak 2024, sejumlah negara lain turut menjadi bagian dari BRICS.
Perkembangan keanggotaan itu menambah bobot pembahasan yang dilakukan organisasi ini, termasuk mengenai pembangunan, kerja sama ekonomi, dan kebutuhan negara-negara Global South. Dalam deklarasi terbaru, perhatian terhadap NDB memperlihatkan bahwa isu pembiayaan pembangunan tetap berada pada salah satu posisi utama dalam agenda bersama BRICS.
Pertemuan NDB di Moskow pada Mei dan KTT di New Delhi pada September menjadi dua agenda penting dalam perjalanan BRICS sepanjang 2026. Apresiasi terhadap Rusia, pengakuan atas kepemimpinan India, dan dukungan bagi China memperlihatkan kesinambungan kepemimpinan organisasi tersebut dari satu tahun ke tahun berikutnya.
Di tengah bertambahnya anggota BRICS, peran lembaga seperti NDB akan terus menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pembangunan negara-negara pemegang saham dan negara berkembang. Penegasan dalam deklarasi KTT New Delhi menempatkan bank itu sebagai bagian penting dari upaya modernisasi serta penguatan infrastruktur di berbagai negara Global South.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BRICS terima kasih ke Rusia?BRICS terima kasih ke Rusia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BRICS terima kasih ke Rusia matter?BRICS terima kasih ke Rusia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.