Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Uncategorized

Key Discussion: Harapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di HUT ke-80 Polri: Terus Reformasi Diri dan Jangan Cepat Puas

Emily Jackson 3 mins read

Key Discussion: Harapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di HUT ke-80 Polri – Terus Reformasi Diri dan Jangan Cepat Puas Key Discussion - Pada perayaan Hari Ulang

Key Discussion: Harapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di HUT ke-80 Polri: Terus Reformasi Diri dan Jangan Cepat Puas

Key Discussion: Harapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di HUT ke-80 Polri – Terus Reformasi Diri dan Jangan Cepat Puas

Key Discussion – Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan Key Discussion tentang pentingnya terus berupaya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurut Dedi, Polri selama ini sering menjadi fokus kritik publik, tetapi telah menunjukkan komitmen kuat untuk melakukan reformasi internal dan mengubah cara kerja dalam menjawab tantangan zaman sekarang.

“Iya, Polri saya lihat terus melakukan reformasi diri ya, karena Polri ini institusi yang paling sering dikritik oleh warga karena tempat berkeluh kesah dan layanannya langsung kepada masyarakat,” ujarnya usai menghadiri perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Polda Jabar, Rabu (1/7/2026).

Dedi menilai bahwa kinerja Polri semakin meningkat berdasarkan survei terbaru dari Litbang Kompas, yang menunjukkan angka kepuasan publik relatif tinggi. Meski demikian, ia menekankan bahwa kepuasan ini tidak boleh menjadi akhir dari perjuangan, tetapi awal dari Key Discussion yang lebih luas untuk terus memperbaiki diri dan mewujudkan Polri yang lebih profesional. Ia berharap reformasi diri terus berjalan dengan konsisten, agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian bisa terus meningkat.

Komitmen Kepolisian dan Tanggung Jawab Sosial

Dedi juga memuji kerja sama yang baik antara dirinya dengan Kapolda Jabar Komjen Rudi Setiawan. Menurutnya, jajaran Polda Jabar selalu responsif terhadap keluhan dan informasi dari masyarakat. “Saya kan orang yang selalu merespons apa yang terjadi di masyarakat. Ada ibu-ibu nangis dipalak, ada balapan liar, ada geng motor, ada tawuran, itu biasanya saya langsung kirim WA dan tidak lama selalu ada respons serta para pelakunya dengan cepat suka ditangkap,” tambahnya.

Key Discussion yang diangkat Dedi menekankan bahwa Polri harus menjadi mitra yang lebih dekat dengan warga. Ia mencontohkan beberapa kasus yang berhasil ditangani kepolisian, seperti penangkapan pelaku kejahatan jalanan dan pengungkapan sindikat narkoba. “Polri harus terus beradaptasi dan mengambil masukan dari Key Discussion masyarakat agar bisa lebih efektif dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.

Langkah Strategis untuk Peningkatan Kinerja

Transformasi yang diusung Polri mencakup aspek moral, keterbukaan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kepolisian juga terbuka terhadap evaluasi dan masukan dari berbagai pihak, termasuk Key Discussion yang diadakan di berbagai tingkat, untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan. Dedi menyoroti bahwa reformasi diri tidak hanya tentang perbaikan prosedur, tetapi juga perubahan sikap dan prilaku personel kepolisian.

Dalam upaya memperkuat kepercayaan publik, Polri dianjurkan tetap menjaga sikap rendah hati dan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Dedi menegaskan bahwa capaian positif saat ini tidak boleh membuat institusi tersebut berpuas diri. “Polri harus terus berinovasi dan melibatkan Key Discussion dari berbagai lapisan masyarakat agar bisa menjadi lebih efektif dan relevan,” katanya.

Pada kesempatan ini, Dedi juga menyoroti beberapa operasi terbaru yang menunjukkan peningkatan kinerja Polri. Satuan Brimob Polda Jateng berhasil memanen delapan ton jagung di Kendal, menegaskan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sementara itu, operasi penggagalkan penyelundupan 325 kilogram metamfetamin di Aceh menjadi bukti bahwa kepolisian bisa menjaga keamanan dan menangani masalah yang kompleks dengan baik.

Key Discussion yang diangkat Dedi juga mencakup perubahan dalam sikap personel kepolisian. Ia berharap anggota Polri lebih humanis, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan tepat. “Reformasi diri ini bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” tegasnya. Dedi menambahkan bahwa Polri harus menjadi contoh yang baik dalam penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *