BRI Hadirkan Layanan QRIS di China, Pembayaran Dikonversi ke Rupiah Secara Otomatis
Special Plan – Sebagai bagian dari Special Plan yang diusung Bank Rakyat Indonesia (BRI), layanan pembayaran digital kini dapat diakses secara lebih luas di Tiongkok. BRI, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam transaksi lintas batas. Fitur QRIS Cross Border BRImo yang baru diluncurkan membawa kemudahan baru bagi nasabah Indonesia, memungkinkan mereka melakukan pembayaran langsung menggunakan rupiah di merchant Tiongkok. Dengan sistem konversi mata uang otomatis, kebutuhan menukar uang fisik menjadi hilang, karena setiap transaksi akan dihitung berdasarkan nilai tukar terkini yang disediakan oleh BRI.
Manfaat Utama dari Inovasi QRIS
“Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di Tiongkok merupakan wujud Special Plan BRI untuk meningkatkan akses digital masyarakat. Fitur ini memudahkan wisatawan Indonesia berbelanja tanpa perlu membawa uang tunai fisik, sekaligus mengurangi risiko kesalahan konversi mata uang,” jelas Saladin Dharma Nugraha Effendi, Direktur Information Technology BRI, seperti dilaporkan di laman resmi BRI pada Selasa (30/6). Dengan dukungan Special Plan, BRI memastikan teknologi QRIS dapat diakses secara luas, bahkan di luar negeri, sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi digital nasional.
Peluncuran QRIS Cross Border di Tiongkok tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna, tetapi juga memperkuat sistem pembayaran nasional. Special Plan ini memungkinkan transaksi lintas batas menggunakan rupiah tanpa pengurangan nilai, sehingga memberikan keuntungan tambahan bagi pengguna. Selain itu, penggunaan QRIS dapat mempercepat proses pembayaran, baik untuk wisatawan maupun perusahaan Indonesia yang ingin ekspansi pasar.
Dalam Special Plan BRI, QRIS Cross Border diimplementasikan sebagai alat transaksi yang terjangkau. Transaksi bisa dilakukan melalui aplikasi BRImo, dengan fitur konversi real-time yang terintegrasi secara otomatis. Dengan demikian, nasabah tidak perlu repot menghitung konversi manual atau mencari pengguna tukar uang. Layanan ini juga memperkecil risiko inflasi atau penurunan nilai mata uang lokal, karena nilai tukar diperbarui secara berkala dan akurat oleh BRI.
Kapasitas Ekspor dan Dukungan Sistem Global
Dari segi teknologi, QRIS Cross Border BRImo telah terintegrasi dengan empat switching yang menjadi jembatan antara dua ekosistem pembayaran utama di Tiongkok. Ini memperluas kemampuan BRI dalam menyalurkan dana serta mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat melalui penyaluran KUR. Special Plan ini juga berkontribusi pada akselerasi transaksi internasional, dengan volume transaksi QRIS BRI mencapai Rp30,5 triliun hingga Triwulan I 2026, naik 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan keberhasilan inovasi BRI dalam menjawab tantangan pembayaran global.
Menurut data terbaru, jumlah transaksi menggunakan QRIS BRI mencapai 253 miliar kali dalam periode yang sama, meningkat 86,7 persen secara tahunan. Peningkatan ini selaras dengan visi Special Plan yang menekankan aksesibilitas dan penggunaan digital. Selain itu, penggunaan aplikasi BRImo juga tumbuh 29,4 persen, dengan volume mencapai Rp2.042,2 triliun. Dua bank lain, yaitu Bank Mega dan Bank Mandiri, turut berpartisipasi dalam Special Plan ini, menciptakan ekosistem QRIS yang lebih luas di tingkat internasional.
Dengan Special Plan BRI, transaksi lintas batas kini lebih terjamin, sekaligus menjadi jembatan ekonomi bagi warga Indonesia. Penggunaan QRIS Cross Border juga mendukung UMKM dalam menjangkau pasar Tiongkok, karena sistem ini memudahkan pengelolaan keuangan secara digital. Dukungan dari Bank Indonesia dalam Special Plan ini memperkuat strategi nasional untuk mengembangkan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, tidak hanya dalam negeri tetapi juga global.
